Cedera ACL: Dari Trauma hingga Kembali Berolahraga
€549,00
Lebih suka pembayaran pihak ketiga? Gunakan opsi di bawah ini.
- Bahasa: Belanda
- Kursus 2 hari yang menggabungkan teori dan praktik bersama Dr. Bart Dingenen
- Panduan praktis dari penelitian terbaru tentang ACL
- 14 poin diajukan (Kwaliteitshuis Fysiotherapie dan KRF)
- Termasuk makan siang, makanan ringan, dan parkir di tempat
Instruktur
Bart Dingenen
Deskripsi
Merehabilitasi atlet setelah cedera ligamen krusiatum anterior (ACL) merupakan proses yang menantang, baik bagi atlet maupun fisioterapis. Saat ini, hasil jangka pendek maupun jangka panjang masih mengecewakan bagi banyak pasien. Tujuan pertama kursus ini adalah membantu Anda memahami lebih dalam dampak cedera ACL, lalu memberi gambaran yang lebih jelas tentang apa yang sebaiknya dan tidak sebaiknya dilakukan selama proses rehabilitasi yang panjang. Wawasan terkini dari neurofisiologi, biomekanika, pembelajaran motorik, psikologi, dan ilmu latihan dirangkum dalam kursus ini. Prinsip asesmen dan latihan juga dibahas. Kursus ini menggabungkan teori dan praktik.
Bagian teori membahas temuan ilmiah terbaru dan menerjemahkannya menjadi panduan praktis. Bagian praktik memberikan contoh pemeriksaan dan terapi latihan, sehingga Anda mendapat inspirasi yang bisa langsung diterapkan di klinik.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kursus ini, Anda bisa:
- Jelaskan dampak cedera ACL pada aspek klinis, sensorimotor, biomekanis, dan psikologis;
- pertimbangkan pilihan terapi bersama pasien, baik tindakan bedah maupun konservatif, berdasarkan bukti terkini;
- mengenali, menilai derajat, dan menangani inhibisi otot artrogenik (AMI) secara spesifik;
- mengukur kekuatan otot kuadrisep, hamstring, betis, dan pinggul secara objektif, bahkan dengan peralatan terbatas, serta menafsirkan hasilnya;
- kembangkan program rehabilitasi secara bertahap, mulai dari fase praoperasi hingga kembali ke performa optimal, dengan kriteria yang jelas untuk beralih ke fase berikutnya;
- mengatur dosis dan progresi latihan kekuatan, BFR, pliometrik, deselerasi, dan perubahan arah secara terarah;
- Ambil keputusan untuk kembali berolahraga berdasarkan kriteria klinis, fungsional, dan psikologis.